Do not be misled: Bad company corrupts good character.
-1 Corinthians 15:3-
Friday, October 14, 2011
Site Planning.
Urban Planning world is not that different with Architecture world.We plan. We design. We make act.
Semester ini, saya mengambil mata kuliah Perencanaan Tapak. Dilihat dari namanya, pastilah mata kuliah satu ini nyerempet-nyerempet Arsitektur. Yappp, now we, future planner, are getting closer to be an architect wanna be. Tugasnya apalagi kalo bukan MENGGAMBAR?
Dosen mata kuliah ini ada 2 orang, dan beliau berdua memiliki dasar pendidikan Arsitektur. Pas mantap. Tugas mata kuliah ini ada 2 macam, tugas kecil dan besar. Tugas kecilnya berupa menggambar desain tapak berupa taman. Sedangkan tugas besarnya berupa menggambar tapak dan workshop analisis untuk wilayah studi sekitar kampus Universitas Brawijaya. Kelompok tugas besar saya (I, Mita, and Gisella) mendapat wilayah studi di area Inbis.
Tugas besarnya dikumpulkan saat UAS, dan UTS diisi dengan workshop tubes ini. Jujur, saya masih bingung tubes ini bakal diapain. Gambar, oke. Analisis, boleh lah. Tapi....... Ah sudahlah kerjakan saja! *ke laut*
Singkat cerita, hari ini adalah deadline pengumpulan tugas kecil Perencanaan Tapak. Puji Tuhan tugas saya selesai tepat waktu, walau hasilnya yah-gitu-deh gara-gara baru ngebut nyelesein malam sebelumnya sampai jam 2 pagi. Salah siapa semua mata kuliah pada kompak ngasih tugas besar? *sigh*
![]() |
| Ecce. Kuphar. Didi. |
![]() |
| Zita's and mine. |
![]() |
| The Greeniac Park Siteplan. |
Designing is an interesting thing. Ok, Cing?
xoxoxoxoxoxoxo,
dianirst
Friday, October 7, 2011
My first salary
Jadi mahasiswa itu bukan perkara yang mudah. Hidup mandiri saat harus jauh dari orang tua itu sulit. Terutama bagi mereka yang sudah terbiasa hidup tergantung dengan orang tua, including me.
Mahasiswa itu identik dengan isi dompet yang jarang tebal. Jadi banyak mahasiswa yang nyari uang tambahan dari kerja part time. Tapi Ibu gak ngizinin aku buat ikutan nyari uang gitu. Katanya aku harus fokus ke kuliah aja. Padahal niatku itu biar gak selalu minta-minta kalo ada keperluan.
Sekitar seminggu yang lalu, ada satu teman ngasih info soal proyek. Dan namaku tercantum di daftar penerima proyek itu. Yess, I got my first chance to earn something from my own work. Jadi proyek itu dari kakak tingkat yang lagi ngurus TA. Kami-kami para adik tingkat diberi kesempatan buat merasakan proyek di bidang PWK untuk yang pertama kali (maybe some of my friends have ever had their first project). Di proyek ini, kami ditugaskan untuk menghitung kuantitas kendaraan yang masuk-parkir-keluar di suatu lokasi (bisa gedung, ruko, pasar, sekolah, dan tempat umum lainnya). Wilayah survei kami adalah di daerah Dinoyo. Kebetulan, di hari survei itu, jadwal kuliahku kosong karena sang dosen berhalangan hadir. Amannn n_n
So, from my first project, I got my first salary. Not much, but I'm really trully fully proud of this. Sumpah, puas banget! And after I told my Dad about this, he said "Itulah proses hidup. Nikmati saja dulu." :)
Mahasiswa itu identik dengan isi dompet yang jarang tebal. Jadi banyak mahasiswa yang nyari uang tambahan dari kerja part time. Tapi Ibu gak ngizinin aku buat ikutan nyari uang gitu. Katanya aku harus fokus ke kuliah aja. Padahal niatku itu biar gak selalu minta-minta kalo ada keperluan.
Sekitar seminggu yang lalu, ada satu teman ngasih info soal proyek. Dan namaku tercantum di daftar penerima proyek itu. Yess, I got my first chance to earn something from my own work. Jadi proyek itu dari kakak tingkat yang lagi ngurus TA. Kami-kami para adik tingkat diberi kesempatan buat merasakan proyek di bidang PWK untuk yang pertama kali (maybe some of my friends have ever had their first project). Di proyek ini, kami ditugaskan untuk menghitung kuantitas kendaraan yang masuk-parkir-keluar di suatu lokasi (bisa gedung, ruko, pasar, sekolah, dan tempat umum lainnya). Wilayah survei kami adalah di daerah Dinoyo. Kebetulan, di hari survei itu, jadwal kuliahku kosong karena sang dosen berhalangan hadir. Amannn n_n
So, from my first project, I got my first salary. Not much, but I'm really trully fully proud of this. Sumpah, puas banget! And after I told my Dad about this, he said "Itulah proses hidup. Nikmati saja dulu." :)
Subscribe to:
Posts (Atom)


