Wednesday, December 7, 2011

Attesa

"Waiting is a trap. There will always be reasons to wait."

- Dr. Robert Anthony (self-help book writer) -

Sull'amore

Let me keep this feeling by myself. No need anyone to know.
Just in case you deeply want to know, just find out, this belongs to whom.
You? Or anyone else?

อย่างจริงใจ,
D

Tuesday, December 6, 2011

TLF


xoxo,
   ♥

Kehilangan

"Saat kau harus memilih, kau akan memilih untuk jadi pihak yang meninggalkan atau ditinggalkan?"

Tidak ada yang abadi di dunia ini.
Pagi ini, saat saya sedang kerja kelompok di rumah teman, ada kabar bahwa teman saya yang lain baru saja kehilangan orang yang dikasihinya untuk selama-lamanya.
Saya diam. Tak tahu harus berbuat apa. Saya tak tahu bagaimana rasanya. Saya memang sudah pernah kehilangan 2 orang terbaik dalam hidup saya, kakek dari pihak ibu dan adik kandung saya sendiri. Tapi entahlah, saya menganggap semua beda walau mungkin sama saja...

Yang saya tahu dengan pasti hanyalah bahwa kehilangan itu rasanya sangat tidak menyenangkan. Itu saja.
Dan satu hal yang saya pinta saat ini, jangan ambil orang yang saya sayangi. Jangan sekarang.
Jangan ambil ayah ibuku. Jangan sekarang. Saya belum dapat memberikan apapun untuk mereka, untuk membuat mereka bangga. Tuhan, tolong jaga mereka untuk saya. Saya mohon...


My pray,
D

Friday, December 2, 2011

Stop and Get

Kata orang, saat kita berhenti mencari, saat itulah kita justru menemukan apa yang kita cari. Saat kita tak bersiap untuk sebuah kejutan, hidup justru memberikan banyak kejutan.
- Windy Ariestanty ’s Life Traveler -

Thursday, December 1, 2011

What's Up, December?

Telat sehari tapi gapapa dong, kan ini blog saya juga :p

Hello December. I heart you because Christmas is coming so soon. Please gimme your heart back and be nice to me.
*kecup kalender*

Desember tahun ini diawali dengan............. kemalasan.
Malas kuliah. Malas bangun pagi. Malas makan. Dan berbagai malas lainnya yang gak bakal cukup untuk disebutkan dalam 160 karakter sms.

Walau lagi malas, tapi tetep ada satu part di hari Kamis, 1 Desember 2011 kemarin yang bikin....... hmmmm, melting :) Enough story, I won't tell you more 'bout that part.
*garuk karpet*


Counting down,
23 days Christmas and 30 days to New Year's Eve!
Lalalaaaaaaa~
Ooo~ Holy night.. The stars are brightly shining....
xoxo,
Didi

Monday, November 21, 2011

You

Come closer, come closer, come closer to me now.
Can't wait any longer, come closer to me now.
Come Closer - Rico Blanco

Breaking Dawn part 1 : The Review

 BLOOPERS ALERT!!


Ok finally I watched this last series of The Twilight Saga. I wasn't expected too much 'bout this movie, just like the other series before. Well, what can I say 'bout this?

Jakie Jake Jacob :*


Quite interesting scenes, breath-taking settings, but boring like hell from the beginning until the middle of the movie. 

The beginning was like  "Oh God, why is the tempo extremely-so-slow? I can't help but sleepy!" All in my mind was just WHY ARE BELLA AND EDWARD KISSING ANYWHERE ANYTIME? I'm already 18 but this scene was making me wanna throw up when I saw THEY did it. And they also "goin to far". YUCK, CULLENS!

Move to The Quileutes, werewolf Jacob Black is so hot yet charming as usual. And also there's Seth Clearwater who's as hot-cute-charming as Jake. They two must be on the top of The Most Wanted Guys in Town list, at least for me :)

Taylor Lautner as Jake *cipok

Boo Boo Stewart as Seth Clearwater *cipok lagi

The Quileutes rawks \m/
 
Back to The Cullens and that Swan girl. What was I waited the most?
The wedding scene? Nope.
The honeymoon? Cih, you're kidding me!
Ok, I tell you it's fighting scenes. This saga without fighting scenes, I told you, is totally B-O-R-I-N-G. No one would ever watched this if there's only a romantic-relationship-among-a-lonely-vampire-and-a-stupid-pale-faced-girl-and-an-extremely-hot-werewolf story. Sorry to say but that's the truth.

My favorite fighting scene is in the last minutes of the movie, when The Werewolfs attacked The Cullens when Bella gave her baby Renesmee a birth. It's just awesome. And Renesmee is so damn cute. I also love it when Jake realized that Renesmee is his imprint. They two are extremely lovely :)

Tommy Tjokro about BD

So this is the first part. Should I expect much more for the second part? We'll see!



Intermezzo:
Saya nonton film ini di bioskop 21 Mandala jam 15.30 bareng Aida, Disi, Ecce, dan Putri. Studio bioskopnya kecil yak ternyata? Enakan di Matos :p Dari awal masuk bioskop aja saya udah kurang sreg sama bioskop satu ini. Pelayanannya kurang maksimal.

And this is the worst part: pas nonton tadi, kami satu studio sama rombongan keluarga Ayah-Ibu-Anak. Anaknya masih pada kecil, seumuran TK-SD lah ya, bahkan ada yang masih batita. As you know, di film ini banyak adegan rated-R, alias gak cocok ditonton anak di bawah umur 17 tahun karena banyak adegan seks. Dan parahnya, pas adegan "itu", saya dan Putri sempet ngintip ke rombongan itu dan ANAK-ANAKNYA DIBIARKAN NONTON ADEGAN GAK SENONOH MACAM ITU. Bego banget gak sih? Seenggaknya ditutup kek mata anak-anaknya itu. Hal-hal macam gitu kan mempengaruhi pertumbuhan mereka. Duh, gak pernah dikasih pelajaran tentang HOW-TO-BE-A-GOOD-PARENT kali yah kedua orang tua itu?
Yang salah gak cuma orang tuanya sih, tapi dari pihak bioskop juga yang gak strict sama peraturan rating itu. Udah tau filmnya hampir masuk kategori dewasa (atau jangan-jangan pura-pura gak tau?), eh masih aja penonton dibebasin tanpa liat batas umur. Ada apa sih sama bioskop di negara ini?
So, may I call them idiot?

Friday, November 11, 2011

Mekdi Syek :P

Malam sabtu kelabu. Abis kuliah nyasar ke Jagung Bakar Tawangmangu bareng Aida, Dona, Disi, Ecce, Putri, Wendy pesen jagung bakar manis pedas + es degan jeruk yang yummy. Niatnya abis gini mo nonton midnight movie eh gak jadi deh jadinya makin lanjut ngegalau di McD Watugong deket kost bareng Ai dan Wendy dan menghasilkan ini..................








Foto aib mahasiswi galau :p






Dun dun dun dengan muka polos dan gak berdosa, kami ketemu dosen Bu Didi di mari dengan pakaian yang masih sama kaya tadi pagi pas UTS PDT haha ketauan deh aib berat :p
Yak karena kelopak mata ini makin semangat buat nempel satu sama lain, akhirnya saya ucapkan CHEULUMUDH MULUMBH, TJOYYY :3

ps: kami masih bertahan di McD kok, gatau kapan mo pulang abisan masih galau :p

Thursday, November 10, 2011

The Young Generation

Ada 4 tipe pemuda di Indonesia (According to Ridwan Kamil):

  1. Pemuda yang cerdas tapi tidak peduli, seperti mereka yang pintar tapi tidak mau bekerja di Indonesia karena gajinya kecil dan memilih lari ke luar negeri.
  2. Pemuda yang tidak cerdas tapi peduli, mereka yang peduli bangsa tapi menunjukkan kepeduliannya itu dengan demo, only big mouth with no real action.
  3. Pemuda yang tidak cerdas dan tidak peduli, yaitu golongan preman. This is the worst.
  4. Only save the best for the last, inilah pemuda yang cerdas dan peduli.
Who's Ridwan Kamil by the way? Mas Emil adalah seorang arsitek dari Bandung. 
Then what's special from him? Not hard to explain, beliau ini orangnya sangat inspiratif. Memang saya belum pernah bertemu langsung dengan beliau. Dari video terakhir tentang beliau saat sedang menjadi dosen tamu yang saya tonton saat mata kuliah Perencanaan Kota oleh Bu DKW, saya mulai mengagumi beliau yang saya anggap sebagai salah satu tokoh change maker. Bayangkan, his house is made by 30.000 bottles of Kratingdaeng. Contoh ramah lingkungan. He's the real self motivator for architect and urban planner :)
He gave this message: Jangan menunggu pemerintah untuk memperbaiki permukiman kumuh dan sarana lain-lain. It'll never be done. Mulai perubahan dari diri kita sendiri. Perubahan kecil jika dilakukan secara bersama-sama akan menghasilkan efek yang besar. Tapi masalahnya hanya satu, do you want to be a change maker by yourself or not? Mau jadi pemuda nomor ke berapakah dirimu?

Ramalan

Wednesday, November 9, 2011.
Kerja kelompok Studio Perencanaan Desa di rumah Fivin sambil siap-siap buat asistensi ke Big Mama. Suddenly, ketua kelompok si Affriza dapet sms dari mamah asisten yang isinya ngasih tau kalo malam itu gak jadi asistensi. Syet! Setelah sedikit misuh-misuh, akhirnya kita stay still di rumah Fivin.

Karena hawa-hawa galau mulai menghampiri, akhirnya kami iseng-iseng main ramalan kartu. Si tokoh utama (peramal) adalah Agung. Dan yang semangat buat diramal tentu aja cewe-cewenya. Dimulai dari Indri, yang udah bisa saya tebak dengan benar siapa obyek yang dia maksud. Dan hasilnya, ada 1 penghalang di antara mereka but overall they might be a couple.

And next was me. Kocok kartu sambil bayangin muka dia-yang-saya-suka. Bagi 2 bagian. Pilih 1 bagian kartu. Dan diatur sedemikian rupa oleh si peramal-dadakan. After the last card opened, he said "The guy you mean got hearts and so do you." Yep, kartunya dia-yang-saya-suka bergambar hati, kartuku juga hati. Ramalan pun berlanjut. Sampai akhir, di antara kartuku dan kartunya, ada 2 kartu hati dan wajik yang jadi "penghalang". Tapi si peramal bilang, "Dua kartu ini gak usah dianggap." Dan kesimpulannya, we're match each other :)

But always remember: Jika ramalan tersebut hasilnya baik, percayalah karena dapat memberikan sugesti baik. Tapi kalo hasilnya buruk, anggap aja itu joke, Have fun!

Monday, October 17, 2011

Oct18

Happy birthday, my dearest Dad. Always all the best for you. I just can give you nothing but pray and my success in the future.


Much mucho much ♥,
Your Daughter.

soundtrack: Yang Terbaik Bagimu - Ada Band ft. Gita Gutawa

Ma, minta pulsa!

Barusan sms dari +62896388147** masuk ke inbox hape saya.



Isi SMS: ma, is dlu plsa 20rb nmr in 08521397355* cpt ya, ma ptng.
SMS balasan saya: ma? lu kire gua emak lu? u_u

Wanna send me more like this? =p

Saturday, October 15, 2011

Ayah, Maaf dan Terima Kasih

Biasanya, seorang anak  yang sudah dewasa, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri (pr), yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya… Akan sering merasa kangen sekali dengan Ibunya.
Lalu, bagaimana dengan Ayah ??


> Mungkin karena Ibu lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari. Tapi tahukah kamu, jika ternyata Ayah lah yang mengingatkan Ibu untuk menelponmu?
> Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Ibu lah yang lebih sering mengajakmu bercerita. Tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Ayah bekerja dan dengan wajah lelah Ayah selalu menanyakan pada Ibu tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
> Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil, Ayah biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah Ayah mengganggapmu bisa, Ayah akan melepaskan roda bantu di sepedamu… Kemudian Ibu bilang : “Jangan dulu Ayah, jangan dilepas dulu roda bantunya” , Ibu takut putri manisnya terjatuh lalu terluka…. Tapi sadarkah kamu? Bahwa Ayah dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
> Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Ibu menatapmu iba. Tetapi Ayah akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang” Tahukah kamu, Ayah melakukan itu karena Ayah tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
> Saat kamu sakit pilek, Ayah yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : “Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”. Berbeda dengan Ibu yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut. Ketahuilah, saat itu Ayah benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
> Ketika kamu sudah beranjak remaja, kamu mulai menuntut pada Ayah untuk dapat izin keluar malam, dan Ayah bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”. Tahukah kamu, bahwa Ayah melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi Ayah, kamu adalah sesuatu yang sangat-sangat luar biasa berharga. Setelah itu kamu marah pada Ayah, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu… Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Ibu…. Tahukah kamu, bahwa saat itu Ayah memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, bahwa Ayah sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
> Ketika kamu menjadi gadis dewasa, dan kamu harus pergi belajar dikota lain… Tahukah kamu bahwa badan Ayah terasa kaku untuk memelukmu? Ayah hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini-itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. . Padahal Ayah ingin sekali menangis seperti Ibu dan memelukmu erat-erat. Yang Ayah lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”. Ayah melakukan itu semua agar kamu KUAT… Kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
> Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Ayah. Ayah pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
> Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Ayah tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan… Kata-kata yang keluar dari mulut Ayah adalah : “Tidak…. Tidak bisa!” Padahal dalam batin Ayah, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Ayah belikan untukmu”. Tahukah kamu bahwa pada saat itu Ayah merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
> Sampai saat seseorang datang ke rumah dan meminta izin pada Ayah untuk mengambilmu darinya. Ayah akan sangat berhati-hati memberikan izin.. Karena Ayah tahu, bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti. Dan akhirnya, saat Ayah melihatmu duduk bersama seseorang lelaki yang dianggapnya pantas menggantikannya, Ayah pun tersenyum bahagia….
> Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Ayah pergi ke belakang sebentar dan menangis? Ayah menangis karena Ayah sangat berbahagia, kemudian Ayah berdoa…. Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Ayah berkata: “Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik…. Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik…. Bahagiakanlah ia bersama suaminya…”
> Setelah itu Ayah hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk… Dengan rambut yang telah dan semakin memutih…. Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya….

“Ayah telah menyelesaikan tugasnya….
Ayah, Papa, Bapak, atau Abah kita… Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis… Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal..”

Terima Kasih kepada Ayah yang telah menjaga putra-puterinya. Maafkan Anakmu yang tidak pernah mengerti maksud dan tujuan Ayah. Aku sayang Ayah.




xoxoxoxoxoxosmooch
dianirst

Friday, October 14, 2011

A Good Bible Verse.

Do not be misled: Bad company corrupts good character.
-1 Corinthians 15:3-

Site Planning.

Urban Planning world is not that different with Architecture world.
We plan. We design. We make act.

Semester ini, saya mengambil mata kuliah Perencanaan Tapak. Dilihat dari namanya, pastilah mata kuliah satu ini nyerempet-nyerempet Arsitektur. Yappp, now we, future planner, are getting closer to be an architect wanna be. Tugasnya apalagi kalo bukan MENGGAMBAR?

Dosen mata kuliah ini ada 2 orang, dan beliau berdua memiliki dasar pendidikan Arsitektur. Pas mantap. Tugas mata kuliah ini ada 2 macam, tugas kecil dan besar. Tugas kecilnya berupa menggambar desain tapak berupa taman. Sedangkan tugas besarnya berupa menggambar tapak dan workshop analisis untuk wilayah studi sekitar kampus Universitas Brawijaya. Kelompok tugas besar saya (I, Mita, and Gisella) mendapat wilayah studi di area Inbis.

Tugas besarnya dikumpulkan saat UAS, dan UTS diisi dengan workshop tubes ini. Jujur, saya masih bingung tubes ini bakal diapain. Gambar, oke. Analisis, boleh lah. Tapi....... Ah sudahlah kerjakan saja! *ke laut*

Singkat cerita, hari ini adalah deadline pengumpulan tugas kecil Perencanaan Tapak. Puji Tuhan tugas saya selesai tepat waktu, walau hasilnya yah-gitu-deh gara-gara baru ngebut nyelesein malam sebelumnya sampai jam 2 pagi. Salah siapa semua mata kuliah pada kompak ngasih tugas besar? *sigh*


Ecce. Kuphar. Didi.


Zita's and mine.


The Greeniac Park Siteplan.
Designing is an interesting thing. Ok, Cing?



xoxoxoxoxoxoxo,

dianirst

Friday, October 7, 2011

My first salary

Jadi mahasiswa itu bukan perkara yang mudah. Hidup mandiri saat harus jauh dari orang tua itu sulit. Terutama bagi mereka yang sudah terbiasa hidup tergantung dengan orang tua, including me.

Mahasiswa itu identik dengan isi dompet yang jarang tebal. Jadi banyak mahasiswa yang nyari uang tambahan dari kerja part time. Tapi Ibu gak ngizinin aku buat ikutan nyari uang gitu. Katanya aku harus fokus ke kuliah aja. Padahal niatku itu biar gak selalu minta-minta kalo ada keperluan.

Sekitar seminggu yang lalu, ada satu teman ngasih info soal proyek. Dan namaku tercantum di daftar penerima proyek itu. Yess, I got my first chance to earn something from my own work. Jadi proyek itu dari kakak tingkat yang lagi ngurus TA. Kami-kami para adik tingkat diberi kesempatan buat merasakan proyek di bidang PWK untuk yang pertama kali (maybe some of my friends have ever had their first project). Di proyek ini, kami ditugaskan untuk menghitung kuantitas kendaraan yang masuk-parkir-keluar di suatu lokasi (bisa gedung, ruko, pasar, sekolah, dan tempat umum lainnya). Wilayah survei kami adalah di daerah Dinoyo. Kebetulan, di hari survei itu, jadwal kuliahku kosong karena sang dosen berhalangan hadir. Amannn n_n

So, from my first project, I got my first salary. Not much, but I'm really trully fully proud of this. Sumpah, puas banget! And after I told my Dad about this, he said "Itulah proses hidup. Nikmati saja dulu." :)

Oct1

Mungkin banyak yang lupa, tapi aku akan selalu ingat.
Selamat Ulang Tahun 1 Oktober 1993 :)

Monday, September 26, 2011

Studio Perencanaan Desa 2011

This semester, PWK '10 got our first studio.
Tugas besar. 5 sks. Mantaps!

Kelompok saya, kelompok 2 kelas A, mendapat wilayah studi Desa Lebak Jabung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Tujuan dari studio ini adalah merencanakan sebuah desa. Hasil keluarannya adalah berupa semacam dokumen perencanaan, yang terdiri dari Laporan Akhir, Laporan Hasil Survey, Laporan Fakta dan Analisa, serta Laporan Rencana. Dan studio ini hanya akan kami tempuh selama
± 4 bulan. Mantap jaya!

Oke, saat ini deadline Lapdal sedang memburu. Semoga semester ini berjalan dengan lancar. CAWSSS!



NB: Mojokerto again! Dulu survei Kependudukan dan sekarang SPD. Maknyosss~

Thursday, September 22, 2011

GEULEUH.

Yang namanya lupa, mau serius ato cuma pura-pura, tetep aja bikin kesel.

Tuesday, September 20, 2011

New Phase of Life


Teman saya, Wendy, baru saja membicarakan tentang fase kehidupan yang dikemukakan oleh Raditya Dika, sang penulis novel best seller Kambingjantan dan beberapa novel lainnya, dalam sebuah stand up comedy. Fase kehidupan tersebut antara lain:
Bayi - Anak-anak - Remaja - Alay - Dewasa

Kenapa harus ada fase alay? Karena, menurut Radith, proses menuju kedewasaan dari seorang remaja tidak lepas dari ke-alay-an. Coba saja cek gaya sms, tweet, bahkan nama FB. Full of alays, and I really mean it.


OK, move to Wendy's view. Dia bilang, fase kehidupan manusia itu adalah sebagai berikut:
Bayi - Anak-anak - Remaja Cupu - Ababil (ABG Labil) - Alay - Dewasa

Why?
Cupu. Semua orang pasti pernah mengalami ke-cupu-an, baik tingkat rendah sampai tingkat tinggi sekali. Bagi yang tidak mengerti, cupu itu berarti CULUN PUNYA, sebuah keadaan dimana seseorang itu masih sangat-sangat lugu dan tidak gaul. Masa dimana seseorang masih berusaha terbebas dari sifat kekanakan, tapi sayangnya masih belum berhasil.
Lalu ABG Labil. Sebuah fase dimana seorang Anak Baru Gede MERASA bahwa dirinya sudah layak untuk disebut sebagai orang dewasa dan bebas melakukan apapun seperti layaknya orang dewasa, padahal kenyataannya mereka BELUM pantas disebut orang dewasa. ABG labil identik dengan remaja-remaja sok eksis yang sering galau.
And all of you guys have known, Alay. Tanda-tanda seorang alay sudah sangat dikenal. Menulis 5esu4Tu s3caRA bErL3BihAn, lebay, sok eksis disana-sini, dan (mungkin) tidak tau malu. Entahlah, this is just my opinion.



So, WHICH ONE ARE YOU?

Monday, September 19, 2011

Tawuran adalah sebuah B-U-D-A-Y-A?

TULISAN DI BAWAH INI HANYALAH SEBUAH OPINI DARI SEORANG MAHASISWI TEKNIK SEMESTER 3 DI SALAH SATU PERGURUAN TINGGI NEGERI TANPA BERMAKSUD UNTUK MENYINGGUNG PIHAK MANAPUN. MAAF BILA ADA YANG MERASA TERSINGGUNG.


Salah satu berita HOT di dunia maya saat ini adalah tentang kasus tawuran antar SMA 6-SMA 70 dan kasus pemukulan wartawan oleh siswa SMA 6. Apa yang sesungguhnya terjadi di sana? Saya juga kurang mengerti karena MAAF, saya bukan anak gaul jekardah. Saya cuma mengikuti kejadiannya dari internet. Twitter yang 'menginformasikannya' kepada saya.

Awalnya saya biasa saja, karena dalam benak saya 'ah sudah biasa anak SMA tawuran di jekardah..'
Saya tau SMA 70 Bulungan, yang kata @radityadika (selaku alumni sekolah tersebut) memang termasuk sekolah tereksis dalam segala bidang, termasuk tawuran #NoOffense. Kalo SMA 6 Mahakam sendiri, jujur saya gak tau. Tapi menurut hasil search sana sini, SMA tersebut termasuk sekolah unggulan, dan seperti SMA 70, sama-sama doyan tawuran.

So, mengapa pula "tradisi tawuran" tersebut HARUS ADA? Kenapa harus dipelihara? Bangga dengan kekerasan?

INTERMEZZO: Sebenernya yang namanya tawuran dan kekerasan itu bukan barang baru di fakultas saya. Nope. Baru-baru ini, kasus seperti itu juga pernah terjadi dan bahkan sampai diliput oleh koran nasional. Tak usahlah saya jelaskan kronologisnya. Cukup cari tau sendiri jika memang penasaran. Memalukan? YA. Extremely YES. Kita menyebut diri kita sendiri golongan terpelajar. Tapi apa buktinya jika emosi sampai mengalahkan logika?


Jangan jadikan kekerasan sebagai sebuah tradisi dalam kehidupan. Tawuran bukan tradisi, melainkan wujud suatu kebodohan dan kekalahan dalam pengendalian emosi. Kekerasan bukanlah jalan keluar dari masalah yang ada. Kekerasan tidak akan pernah menjadi jalan keluar dari setiap masalah. Bahkan justru akan menambah masalah. Emosi tidak seharusnya dikalahkan oleh logika. Berdewasalah dalam berpikir. Berhati-hatilah dalam bertindak. Itu ETIKA. #justsaying

Thursday, September 15, 2011

Semester baru: Alhamdulillah yah.... Sesuatu!

Selamat datang semester 3!!!!!

Setelah melewati semester 2 dengan susah payah (dan KHS yang mengenaskan), akhirnya saya berhasil memasuki semester 3. Semester baru dengan mata kuliah baru, dosen baru, dan adik-adik baru wkwkwk :P
Yang ditunggu so pasti mata kuliah studio pertama saya (Studio Komputasi ngga dianggap dulu lah ya :P), Studio Perencanaan Desa.

Jadi tema SPD 2011 kali ini adalah Desa Perbatasan dengan lokasi di Jombang dan Mojokerto. Untuk pembagian kelompok dan daerah desanya, koordinator belum memberi kabar apapun.

Berhubung saya masih belom begitu 'dong!' sama tubes studio ini, jadinya belom bisa kasih bayangan. Yang pasti makul ini ada survei langsung dan gak lupa bikin laporan yang buanyak beuth (dari Laporan Pendahuluan, Laporan Hasil Survei, Laporan Fakta dan Analisa, dan Laporan Akhir). Nggak lupa presentasi di depan dosen (dan mungkin di kabupaten tempat survei juga). WOW banget nggak sih?


Semangat aja deh buat semester ini selama ± 4 bulanan.
Semangka!
Semangat kakak!
Cheumungudh qaqa!!!!!!!

Friday, August 19, 2011

H.

Boleh kali ngegalau bentar di blog sendiri?


Jadi ceritanya saya sedang suka dia.
Saya suka dia. Yang suka ngasal.
Saya suka dia. Yang cenderung sembarangan.
Saya suka dia. Yang punya mata mirip saya.
Saya suka dia. Yang punya nama unik, sampe hasil googling malah ngelantur sana sini.

Kesimpulannya,
Hari ini aku telah jatuh cinta
Tak kan mampu aku menyangkalnya
Jatuh cinta kepadamu
Sosok yang sering menjengkelkan aku
Sering menggangguku
Kau permainkan rasa hatiku
Namun kini aku berbalik
Jatuh cinta dan bernyanyi

[
Reff]
Aku jatuh cinta kepada dirimu
Orang yang tak pernah ku bayangkan
Tak pernah ku mimpikan
Untuk bisa menjadi pacarku

Malam ini aku berniat

Untuk mengatakan rasa cintaku
Semoga tanganku berjodoh
Untuk bertepuk dengan cintamu

[Back to Reff
]

Jadi pacarku… jadi pacarku

[Back to Reff 2x]

Aku Jatuh Cinta - Tompi

Sunday, August 7, 2011

Down to Earth

I love music not just because its harmony. But with good lyrics, it's just going to be more than perfect.

I'm not a big fan of Justin Bieber. But I love some of his songs. And the lyrics of his songs which I love the most is Down to Earth.

I never thought that it'd be easy

Cause we both so distant now

And the walls are closing in on us

And we're wondering how

No one has a solid answer

But just walking in the dark

And you can see the look on my face

It just tears me apart



[Bridge:]

So we fight (so we fight) through the hurt (through the hurt)

And we cry and cry and cry and cry

And we live (and we live) and we learn (and we learn)

And we try and try and try and try



[Chorus:]

So it's up to you and it's up to me

That we meet in the middle on our way back down to Earth

Down to Earth, down to Earth

On our way back down to Earth

Back down to Earth, back down to Earth, back down to Earth, back down to Earth,

Back down to Earth, back down to Earth, back down to Earth, back down to Earth



And mommy you were always somewhere

Daddy I live out of town

So tell how could I ever be normal somehow

You tell me this is for the best

So tell me why am I in tears?

(Woah) So far away, and now I just need you here



[Bridge]



[Chorus]



We fell so far away from where we used to be

Now we're standing and where do we go

When there's no road to get to your heart

Let's start over again



[Chorus]



Fell so far away

From where we used to be

And now we're standing

And where do we go when there's no road

To get to your heart

So let's start over again



[Chorus]



I never thought it'd be easy

Cause we both so distant now

And the walls are closing in on us

And we're wondering how



This song sounds really sensitive, for a broken-homed-children, just like him.
Me? I come from a happy family so nothing I can say beside: I LOVE THE SONG :)

Otanjoubi Omedetou, Kiara-chan

Sepupuku yang paling unyu baru aja ngerayain ultahnya yang kedua. Her name is Kiara Gavrilla Asha Nazaretha. Sounds unique? Ngga cuma namanya yang unyu, mukanya juga unyu. Kulit putih, rambut kriwil, mata mayan sipit, dan gayanya yang super duper centil bikin siapa aja gemes ama dia. Imma officially a fan of her lah yaaaaa....

Taun lalu pas dia ultah pertama, aku ngga dateng gara-gara masi ospekpreketek. Udah ngga dateng, ngga kasih hadiah pula. Kakak ngga tau diri emang :P Taun ini mumpung bisa dateng, jadi aku kasi kado deh :)


Udah dipanggil-panggil pake dikasih kado tapi tetep kaga mau noleh ke kamera zzz
 
Singin' and dancin' bday song

Tiyup lilinyaaahh...



Happy 2nd bday, Kiara :)

 XOXO,
Mbak Jiyan (she calls me wif this nick eheheh)


ps: Itu kuenya dihias oleh saya sendiri. Ancur yak? Maklum lah beginner hihihi *ngeles

Sunday, July 31, 2011

Besok puasa...

Jadi gw mo ngucapin Selamat Menjalankan Ibadah Puasa buat seluruh teman-teman, sanak saudara, handai taulan yang menjalankannya.

Berhubung gw beragama nasrani, gw ngga ikutan puasa. Tapi karena di sekitar gw banyak yang muslim, otomatis gw tetep harus menghormati mereka dengan tidak makan dan minum secara terang-terangan di hadapan mereka (kalo dibelakang diam-diam mah boleh yakan? haha *skip!)

Bulan ramadhan kali ini terasa berbeda buat gw yang notabene masih di tanah rantauan nun jauh dari orang tua. Kenaps eperibadeh? Bikes gw makin ngga bisa makan secara teratur. Warung-warung sekitar kosan pada tutup. Yang buka cuma mekdi watugong itupun gw yakin banget bisa memperpendek umur duit dalam dompet gw. Jadi apa yang harus gw lakuin? #mikir #mikir #mikir
YES!!! I kno watudu... Berikut tips penting-ngga-penting-tapi-banyakan-ngga-pentingnya dari sayah:
  1. Siapin berbagai macam logistik di dalam kamar kos (misal: mie instan, kornet, sosis, roti, biskuit, aer, susu, gula, piso, sendok, blablabla) buat mengantisipasi kelaparan saat pagi dan siang hari waktu puasa, jadi kalo laper ngga usah pusing keluar cari makan.
  2. Sebisa mungkin hindari daerah mekdi ato keyepsi ato awe yang bisa memicu kanker dadakan, tapi sekali-sekali mah boljug.
  3. Buat menghindari laper, lakukan kegiatan yang kamu suka. Misal: tidur.

Buat gw, puasa itu waktu yang pas buat diet dan nabung. Tapi biasanya kenyataan justru berbanding terbalik dengan perkiraan. Yang tadinya niat irit makan dan duit, eh begitu liat makan jadi laper perut didukung laper mata. Jadinya beli deh!

Tapi di atas semua itu, kita tetep bisa kok ngejalanin puasa hemat sehat, bahkan buat yang ngga ikutan puasa sekalipun. Yang penting kita punya dasar niat yang kuat. Selain itu, buat yang ngga ikutan puasa, tetep harus hormatin sekitarnya yang puasa. Jangan seenak udel aja makan di depan mereka, ato bercandain mereka keterlaluan, soalnya orang laper cepet esmoni esmosi kan? Ntar puasanya batal, eh ngaku ngga ikutan. Pan tetep dosa tuh...

So if you want to be respected, respect other first. Ok beibh?


Calam cuyung,
Di